Latest blog posts

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

Semua Jenis Sepeda Bisa Bergabung

MTB, Hybrid, Gravel, Cyclocross, Road bike, DH, Commuter bike, Pixy bike, Jengky, Sepeda mini, BMX/Dirt Jump, Sepeda Unto, Sepeda lipat, Lowrider bike dll..

Rogowangi

Ponorogo Gowes Jemu'ah Bengi, kopdar, gowes bareng, kampanye dan gerakan mengajak masyarakat Ponorogo untuk bersepeda yang dijadwalkan sebulan sekali setiap hari Jum'at malam, minggu ke IV..

Goweser Ponorogo Berbagi dan Bukber

KSP berbagi 24 Juni 2016 dan Goweser Ponorogo Road to Share 17 Juni 2017 dalam rangka dalam rangka bulan Ramadhan 1437H-1438H.

GOBAR bersama FORPIMDA dan Pecinta GOWES

3 Maret 2017 Gobar bersama FORPINDA start dan finish Mapolres Ponorogo.

FUN RIDE AND GAME Halal Bi(ke) Halal Komunitas Sepeda Ponorogo

Halal bi halal KSP 8 Juli 2018, Bendo Bike Park Sawoo yang diselengarakan oleh Gabungan Goweser Ponorogo Tenggara Godolan, Gosong, DMC, Goperet, Argon, Borongan, BRJ.

GOWESER DARI RUSIA OLGA LAMAKINA

Goweser Rusia yang berkunjung ke Indonesia, touring dari Jakarta menuju Bali dan singgah di beberapa kota termasuk Ponorogo pada Kamis 7 Februari 2019, disambut oleh Goweser Ponorogo dan Wonogiri yang mengawal dari perbatasan Jateng-Jatim.

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Agustus 2026

GSK 2026 Berlangsung Meriah, Ratusan Goweser Ramaikan Jalur Cross Country di Desa Janti

DOKUMENTASI GOWES SEMANGAT KEMERDEKAAN 2 AGUSTUS 2026

Ponorogo – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap olahraga sepeda mewarnai pelaksanaan GSK 2026 (Gowes Semangat Kemerdekaan) yang digelar pada Minggu, 2 Agustus 2026. Event ini mengambil titik start dan finish di Lapangan Desa Janti, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.

Mengusung konsep Mountain Bike (MTB) Cross Country (XC), peserta diajak menikmati lintasan sejauh 16 kilometer dengan elevasi 134–330 mdpl yang melintasi kawasan persawahan, perkampungan, hingga perbukitan. Jalur yang disuguhkan memberikan pengalaman bersepeda yang menantang sekaligus menyuguhkan panorama alam khas Ponorogo.

Sejak pagi hari, peserta dari berbagai komunitas sepeda di Ponorogo maupun daerah sekitar memadati lokasi acara. Setelah menyelesaikan rute, seluruh peserta disambut dengan suasana penuh keakraban di area finis. Acara semakin meriah dengan hiburan live music, pembagian doorprize, serta ramah tamah yang mempererat tali silaturahmi antarpeserta.

Doorprize menjadi salah satu momen yang paling dinantikan. Berbagai hadiah menarik dibagikan kepada peserta melalui pengundian, dengan hadiah utama berupa 2 ekor kambing, 3 unit sepeda MTB, dan 1 lemari, disertai puluhan hadiah hiburan lainnya. Sorak sorai dan antusiasme peserta mewarnai setiap pengundian hadiah.

Ketua panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas selama berada di lintasan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para sponsor, mitra, panitia, relawan, serta Pemerintah Desa Janti yang telah memberikan dukungan sehingga acara dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.

GSK 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antar komunitas sepeda, sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui aktivitas bersepeda.

Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, diharapkan GSK – Gowes Semangat Kemerdekaan dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan para pecinta sepeda serta menjadi salah satu event MTB unggulan di Kabupaten Ponorogo.


Dipersembahkan oleh:

M3 Bikes • Tapak Bimo • Komunitas Sepeda Ponorogo (KSP) • Manggala Motor • Cahaya Teknik

Rabu, 24 Juni 2026

GSK 2026 Siap Digelar, Hadirkan Sensasi Gowes MTB Menjelajahi Alam Ponorogo Selatan

 

Ponorogo – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, M3 Goweser Club Janti Slahung bersama Komunitas Sepeda Ponorogo (KSP) akan menggelar kegiatan GSK 2026 (Gowes Semangat Kemerdekaan) pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Mengusung tema "Merdeka di Jalur Gowes!", kegiatan ini menghadirkan pengalaman bersepeda gunung (MTB) lintasan Cross-Country (XC) yang memadukan olahraga, petualangan, dan keindahan alam khas Ponorogo bagian selatan.

Peserta akan diajak menikmati lintasan sejauh kurang lebih 16 kilometer yang melintasi jalur persawahan, perkampungan, hingga perbukitan dengan elevasi antara 134 hingga 330 mdpl. Rute yang telah disiapkan menawarkan kombinasi medan yang menantang sekaligus panorama alam yang memanjakan mata.

Kegiatan akan dipusatkan di Manggala Motor 01, Desa Janti, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, yang menjadi lokasi start dan finish. Registrasi ulang peserta dimulai pukul 06.30 WIB dan dilanjutkan dengan safety briefing sebelum peserta diberangkatkan pada pukul 07.00 WIB.

Ketua Pelaksana GSK 2026, Didik Riyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan rekreasi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar komunitas sepeda serta memperkenalkan potensi alam dan pedesaan di wilayah Ponorogo selatan.

"Melalui GSK 2026, kami ingin menghadirkan kegiatan yang sehat, menyenangkan, dan mempererat persaudaraan antar pesepeda. Kami berharap peserta dapat menikmati jalur yang telah disiapkan sekaligus mengenal keindahan alam serta keramahan masyarakat di wilayah Slahung dan sekitarnya," ungkap Didik Riyanto.

Panitia menargetkan sebanyak 300 hingga 500 peserta dari berbagai komunitas sepeda maupun masyarakat umum dari wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan daerah sekitarnya.

Dengan biaya registrasi sebesar Rp20.000, peserta akan memperoleh berbagai fasilitas berupa air mineral, jajanan dan snack, makan siang, dokumentasi foto di beberapa titik menarik sepanjang rute, serta hiburan live music di area finish.

Pendaftaran peserta telah dibuka secara online melalui tautan bit.ly/GSK2026 dan akan ditutup pada 30 Juli 2026.

Bagi masyarakat maupun komunitas sepeda yang ingin bergabung, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui panitia:

  • Didik : 0822-2017-0615

  • Nunung : 0812-1609-3142

  • Unting : 0857-4910-7554

  • Haries Kadier : 0812-3490-9777

Melalui kegiatan ini, M3 Goweser Club bersama Komunitas Sepeda Ponorogo berharap dapat menghadirkan momentum positif untuk merayakan kemerdekaan melalui olahraga, kebersamaan, dan kecintaan terhadap alam.

Mari bergabung dan rasakan sensasi GSK 2026 – Gowes Semangat Kemerdekaan, sebuah pengalaman gowes yang memadukan semangat olahraga, persahabatan, dan keindahan alam Ponorogo Selatan.

Salam Gowes!
Sehat, Solid, dan Merdeka! 🇮🇩🚵

Minggu, 30 April 2023

Gobar Halal bi Halal Komunitas Sepeda Ponorogo ke 2 2023

HALAL BIKE HALAL #2
Komunitas Sepeda Ponorogo 
Hari Minggu
Tanggal 07 Mei 2023
Jam 06.00
Start / finish Waduk Bendo (via Gerbang Selatan)

Hiburan : Elektone
Kontribusi Konsumsi : Rp. 15.000
Pendaftaran peserta sampai hari Sabtu 06 Mei 2023

Maps :
Pintu Masuk Selatan Waduk Bendo
https://maps.app.goo.gl/yxsnZqqjLNbWDEg46

Monggo para goweser di wilayah Ponorogo dan sekitarnya, hadir untuk silaturahmi dan gowes bareng. Sambil menikmati indahnya pemandangan alam Waduk Bendo dan jalur disekitarnya.
Semua jenis sepeda bisa bergabung
Info pendaftaran peserta silahkan hubungi contact person dibawah ini.

GOWES MLEBU BENDO GAK PENGEN TA???
Contact Person :
Irfan Irfan Irfan  082301533148
Pak Unting 085749107554
Puh Herry Varo 085733225205

Selasa, 25 Mei 2021

Goweser Ikuti Lomba Mural Stadion Bathoro Katong Ponorogo

Sedikitnya duapuluh pelukis yang berada di Kabupaten Ponorogo mengikuti lomba melukis tembok (mural) yang diselenggarakan oleh Disbudparpora di dinding pagar Stadion Sepak Bola Bathoro Katong, yang terletak di jalan Gondosuli, Kelurahan Kertosari, Kabupaten Ponorogo.

Lomba mural yang sejak awal diikuti oleh 43 peserta tersebut, dengan wajib menyerahkan gambar sketsa tangan berwarna di atas kertas A3, namun hanya 20 peserta diantaranya yang lolos sebagai finalis.

Lukisan mural yang bertemakan olah raga dan dengan di kombinasikan budaya reog Ponorogo yang sudah di mulai sejak tanggal 20 Mei 2021 hingga 25 mei 2021 mendatang.

Ada hal yang menarik dari salah satu peserta mural melukis gambar yang bertemakan gowesser yaitu orang yang bersepeda memakai Penadon baju khas Ponorogo dan ada yang memakai Bujagganong.

Salah satu peserta merupakan dari Komunitas Sepeda Ponorogo yaitu saudara Cipto Mimbar dari club JCC Slahung dan Pak Rudi yang semuanya merupakan Guru dari SMK N Slahung.

"Alhamdulilah, Kami mewakili dari gowesser lolos seleksi dan jadi finalis dalam lomba mural di Kabupaten Ponorogo ini,"terang Cipto.

Cipto Mimbar menambahkan dalam mengikuti lomba mural tersebut, tiap peserta diberi spot melukis sepanjang 8 meter dan tinggi 2 meter serta bahan terbuat dari cat dinding dan menggunakan dana sendiri.

"Kami para peserta diberi spot melukis sepanjang 8 meter dan tinggi 2 meter serta bahan terbuat dari cat dinding dan tentunya kita berharap dengan adanya gambar dan lukisan mural ini, Stadion Bathoro Katong menjadi lebih indah dan menarik. Serta dan menjadi sarana olahraga kebanggaan warga Ponorogo,"pungkasnya.


(shanum)

Jumat, 14 Agustus 2020

Gandeng Komunitas Sepeda Dua Pedal Sooko Dan BCC Sooko Kapolsek Sooko Bagikan Masker

 Sooko, Ponorogo - Kepolisian Sektor Sooko Resort Ponorogo, terus berinisiatif dan menggalakkan program pencegahan serta antisipasi mewabahnya Coronavirus Disease (Covid-19) dalam rangka Jatim Bermasker, diwilayah hukum Polsek Sooko.

Seperti yang dilaksanakan pada Jumat (14/8/2020) pagi, didepan Mapolsek Sooko yang turut serta menggandeng Komunitas Sepeda Dua Pedal Sooko dan BCC Sooko, melaksanakan pembagian masker kepada para pegowes.


“Pembagian masker sebanyak 20 pcs guna mengantisipasi pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) dalam rangka Jatim Bermasker diwilayah hukum Polsek Sooko,”terang AKP Supardi, SH.

AKP Supardi, SH menambahkan, pembagian masker merupakan wujud aksi solidaritas dan kepedulian yang dilakukan untuk memberikan rasa aman dan membantu masyarakat khususnya para pegowes agar terhindar dari penyebaran virus dan bakteri saat beraktifitas. Selain dari pada itu Polsek Sooko juga memberikan sosialisasi tentang memutus penyebaran Covid-19 dengan rajin cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, pakai masker dan jaga jarak.


“Tentunya para pegowes sangat terbantu dengan di berikannya masker, sehingga diharapkan mampu mewujudkan kesehatan masyarakat dari penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19),”pungkasnya.


(shanum)

Senin, 20 Juli 2020

Laporan Kegiatan: Penyerahan Donasi Korban Kecelakaan Sepeda Jalur Sudirman.

Laporan Kegiatan:
Telah dilakukan pengumpulan dana sumbangan untuk Giovani Ramadani korban kecelakaan sepeda di Jalur Sudirman Desa Ngindeng Kecamatan Sawoo, mulai tanggal 16 hingga 18 Juli 2020. Dana yang terkumpul diserahkan ke keluarga korban yang beralamat di Desa Ngrukem Kecamatan Mlarak pada Minggu pagi 19 Juli 2020 sekitar pukul 7:30 WIB  bersama dengan Gus Tom (Gossong), Pak Didik, Ibak, Iyud dan Masdisi, dengan disaksikan tetangga dan pejabat desa setempat.

Dengan telah diserahkannya dana tersebut, maka kegiatan pengumpulan dana sumbangan telah selesai.

Terimakasih kepada semua pihak, semoga apa yang kita lakukan bermanfa'at. 🙏

Selasa, 30 Juni 2020

Google MTB, Clurutan Track DH Cemoro Sewu

Google MTB

komunitassepedaponorogo.com - Cemoro sewu nama yang tidak asing bagi para pendaki atau pecinta alam, tempat dengan ketinggian kurang lebih 1.820 MDPL ini merupakan titik awal salah satu jalur pendakian ke gunung lawu. Gunung lawu memiliki 3 jalur pendakian resmi yaitu cemoro sewu, cemoro kandang, dan Candi Cetho. Gunung lawu masuk dalam 3 kabupaten meliputi Magetan, Karangayar, dan Ngawi.

Cemoro sewu secara administratif masuk dalam wilayah kabupaten Magetan, selain sebagai jalur pendakian, yang menarik ada jalur untuk bersepeda lebih tepanya track downhill dan all mountain.  

Menurut informasi sudah banyak pesepeda yang sudah mencoba track ini, salah satunya adalah club Gogle MTB, yang berasal dari Ponorogo, pada Minggu 26/06/2020, menurut Dwi Cahyani yang merupakan anggota Gogel MTB, mereka 5 orang, 2 cewek dan 3 cowok, loading menggunakan kendaraan roda 4, berangkat dari Ponorogo jam 07:00 wib sampai di Cemoro Sewu jam 08:30 wib, selanjutnya mereka menunggu pesepeda dari Purwodadi.

Tepat jam 11:30 wib start, menyusuri jalur hutan dan berliku, diperlukan konsentrasi yang tinggi, setelah sekitar satu setengan jam mereka menikmati track C1000, finis jam 13:00 wib. "Jalurnya menurutku bagus, ada yang sulit di lalui ada juga yang enak dilalui, ada juga yang sangat curam yang terpenting safety riding, pakai helm, pelindung dengkul, sarung tangan" cerita gowesist yang masih jomlo ini.
Dwi Cahyani Gogle MTB
Dwi Cahyani



lebih serunya, 
Simak cerita perjalanan google MTB berikut ini:

Hallo gaes sahabat MTBers, sesuai dengan namanya ya MTB (mountain bike).
Berawal dari menyukai sepeda sebagai sarana olahraga dan rekreasi kami lebih menyukai track yang berada di hutan dan pegunungan. Kita menyukai Jalur tersebut karena cukup menantang dan memacu adrenalin, selain itu kita akan menemui kearifan lokal sangat istimewa di jalur tersebut.
Mungkin rekan-rekan goweser jarang menemui kami di jalan raya, ya kami jarang gowes dijalan raya, mungkin bisa bertemu ketika di pegunungan atau di warung makan, karena kita santun di jalan, liar dimeja makan.

Selain berolahraga dan memacu adrenalin tidak lupa kita foto-foto dong tentunya, mengingat banyak sekali spot foto yang cantik-cantik di track tersebut.

Oh iya kita kembali ke track cemoro sewu ya, track ini adalah track DH tentunya ada beberapa obstacle yang tidak  semua anggota bisa lalui, tapi tenang gaees ada chicken way nya kok! So yang belum hafal jalur ya kita cari aman aja gaesss, katanya safety can be fun. Oh iya gaes ini bukan hanya kaum adam saja lo, buat kaum hawa yang menyukai tantangan bisa di coba kok, kayak anggota kita-kita nih. Pokok nya seru gaesss, oh iya yang mau ke jalur tersebut jangan sampai berangkat sendirian ya, harus ada leadernya sebagai penunjuk jalan. Walaupun jalur yang kita lalui ini mayoritas turunan tp kita tetap membutuhkan tenaga, konsentrasi dan fisik yang cukup lo ya gaess. Salah sedikitpun konsentrasinya kita bisa terperosok ke semak-semak.
Sekian ya gaesss!!
Salam emtebe ers

Foto2 kami gaes...



Kamis, 23 April 2020

KSP Menghimbau Goweser Ponorogo Untuk Mematuhi Protokol Keselamatan Bersepeda

Menanggapi informasi dan masukan yang disampaikan secara langsung maupun tidak langsung kepada kami admin dari Komunitas Sepeda Ponorogo menyampaikan dan menghimbau kepada Bapak/Ibu/Saudara/i untuk memberitahukan dan mengingatkan kepada keluarga/saudara/teman/sahabat yang dalam beberapa pekan terakhir ini melakukan giat gowes malam hari sekiranya bisa mematuhi protokol keselamatan dalam bersepeda yaitu antara lain :
  1. LAMPU PENERANGAN : Ketika sampeyan gowes pada waktu malam hari faktor penerangan menjadi sangat vital. Pasalnya, mata manusia tidak bisa merespons dengan cepat ketika berada dalam kondisi gelap, jarak pandangnya juga terbatas. Iya kalo jalan yg sampeyan lalui pencahayaannya merata hingga cahaya bisa menerangi perjalanan anda. Jika jalanan yg sampeyan lalui minim pencahayaan alangkah sangat berbahaya bagi sampeyan dan pengendara lain yg melintas dijalan yg sama. Ingat, lampu penerangan ada 2 pada tiap sepeda, depan dan belakang.
  2. PERLENGKAPAN KEAMANAN PESEPEDA : umumnya meliputi helm, sarung tangan sepeda, sepatu, serta pengaman lutut dan siku. Saat memilih helm, kaos atau perlengkapan gowes pada malam hari wajib usahakan yang berwarna terang. Kalau bisa ada yg menggunakan warna glow in the dark atau bercahaya dlm gelap.
  3. JANGAN MEMENUHI JALAN : baik pada saat gowes maupun setelah gowes, karena akhir2 ini banyak kita jumpai pesepeda yg bergerombol dan memenuhi jalan dg cara berjajar2 sambil ngobrol dan bercanda. Mohon dihindari hal semacam ini karena banyak pengguna jalan selain kita.
  4. PATUHI  RAMBU DAN PERATURAN LALU-LINTAS : sering kita lihat goweser tidak mematuhi rambu lalu  lintas apalagi di traffic light sering sekali goweser melanggarnya, walaupun menggunakan sepeda tak ada bedanya dengan pengguna jalan yang lain, gosewer mesti mematuhi rambu dan perturan lalu lintas. Jika kita sendiri tidak tertib, bagaimana kita bisa menuntut pengguna jalan lain untuk berperilaku tertib ?

Selama pandemi COVID-19, jangan lupa tetap menjaga jarak dan pakai masker demi kebaikan dan keselamatan bersama. Baiknya setelah olahraga langsung pulang, mandi dan beristirahat. Tidak usah nggrumbul nang warung.

Note :
Kami dari Admin Komunitas Sepeda Ponorogo selama musim Pandemi COVID19 ini menghimbau untuk MENGHENTIKAN SEMENTARA semua agenda kegiatan bersepeda yang mengumpulkan banyak orang demi menjaga Physical Distancing dan memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di kota tercinta Ponorogo.
Mari berolahraga untuk menjaga kesehatan kita dan keluarga, ingat jaga jarak sementara waktu...
Video : Febrian Enggi
Naskah : Admin Komunitas Sepeda Ponorogo

Sabtu, 18 April 2020

Lawan Covid-19, Koalisi Goweser Ponorogo Gelar DOBAR

komunitassepedaponorogo.com - Koalisi Goweser Ponorogo Lawan Covid-19 , Sabtu, (18/04/20) menyerahkan bantuan APD (alat pelindung diri) ke beberapa Rumah Sakit swasta di Ponorogo. Agus salah satu relawan menceritakan bantuan tersebut berasal dari DOBAR (donasi bareng) Goweser dan masyarakat umum di Ponorogo dan sekitarnya, pada tahap pertama ini memang diserahkan ke beberapa Rs Swasta rujukan, untuk perolehan donasi tahap selanjutnya, rencananya akan diserahkan ke RS / Faskes yang membutuhkan, menyesuaikan perkembangan situasi dan kondisi.

Menurut Unting yang juga relawan, "gerakan ini merupakan kepedulian dan peran nyata goweser Ponorogo dalam pencegahan dan penanggulangan wabah covid-19 di Ponorogo dan sekitarnya, Goweser Ponorogo itu luar biasa kepedulianya, semangatnya sama seperti mengikuti gobar-gobar (gowes bareng)" ungkapnya.

Senin, 30 Maret 2020

Waspada Corona, Ketua KSP Mengajak Membentuk Gerakan Lawan Covid-19

komunitassepedaponorogo.com - Semakin merebaknya wabah Covid-19, ketua KSP (Komunitas Sepeda Ponorogo) mengajak Goweser Ponorogo membuat sebuah gerakan lawan Covid-19 sebagai bentuk peran nyata guna pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19 di Wilayah Ponorogo dan sekitarnya.

Menurut ketua KSP yang akrap dipanggil Pak Unting, "Gerakan ini diharapkan mendapat dukungan dari Goweser Ponorogo dan merupakan murni gerakan kemanusian yang mengatasnamakan Goweser Ponorogo, jadi bukan atas nama klub atau Komunitas yang ada di Ponorogo, konsepnya penggalangan dana bisa berupa DOBAR atau donasi bareng yang digunakan untuk pengadaan APD (alat pelindung diri) dan bahan kesehatan bagi tenaga medis yang ada di Ponorogo dan sekitarnya, semoga goweser Ponorogo bisa kompak dan bersatu" ungkapnya. (30/03/2020).

Ajakan gerakan tersebut dikirim digrub-grub Whasapp club atau komunitas sepeda di Ponorogo, isi ajakanya seperti dibawah ini:
____________________________________________________
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam sejahtera

Bismillahirrahmanirrahim

Salam Gowes
Teman-teman semua
Sehubungan dengan adanya wabah covid-19 yang semakin merebak,
Saya mewakili Komunitas Sepeda Ponorogo, mengajak, mamanggil Solidaritas Goweser Se-Ponorogo dan sekitaranya, untuk bahu-membahu turut serta mengambil PERAN NYATA guna pencegahan dan penanggulangan wabah covid-19 di wilayah Ponorogo dan sekitarnya.

Bentuk Perananya berupa:
Membetuk "Gerakan KOALISI GOWESER PONOROGO Lawan Covid-19" 
DOBAR (Donasi Bareng), Galang Donasi yang digunakan untuk pengadaan APD dan bahan kesehatan lain bagi Tenaga Medis yang ada di Ponorogo dan sekitarnya

Sementara konsepnya seperti itu, dengan perkembangan yang bisa kita lihat sampai saat ini bahwasanya tenaga medis kekurangan APD dll.
Mari teman-teman kita gerakkan semangat "Goweser Lawan Corona",
kita semangatkan seperti mengikuti GOBAR-GOBAR.

Saat ini sudah ada beberapa personil yang menjadi Volunteer (Sukarelawan) dalam gerakan ini,
harapan saya gerakan ini mendapat dakungan dari teman-teman semua, khususnya Goweser dan club atau komunitas sepeda yang ada di Ponorogo.
Untuk masukan/urun rembug/bergabung menjadi Volunteer bisa menghubungi WA saya 

Mari kawan rapatkan barisan.
Salam Warok Pancal Pedal
Terima kasih atas perhatianya, Mohon maaf atas segala kekurangan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Ponorogo, 30 Maret 2020
Untung Wahyudi
Komunitas Sepeda Ponorogo
____________________________________________________


Selasa, 24 Maret 2020

Waspada Corona, Goweser, Warga dan Bhabinkamtibmas Desa Patik Pulung Ponorogo Melakukan Penyemprotan Desinfektan

Para gowesser Dukuh Tunjungan Kulon Desa Patik Kecamatan Pulung yang tergabung dalam KSCC (Kampak Seto Cycling Club) bersama-sama pemuda Kampak Seto dan warga RW II serta Bhabinkamtibmas Desa Aiptu Agus Wahyudi dan Babinsa Desa Patik melakukan penyemprotan desinfektan di tempat umum baik Masjid, Poskamling ataupun perumahan warga guna mengantisipasi merebaknya virus Covid-19, Selasa(24/3/2020).

Kepala Desa Patik Nurkholis mengatakan gerakan penyemprotan tersebut merupakan inisiatif sendiri dari para pemuda yang prihatin akan merebaknya virus Covid-19 tersebut.

“Untuk penyemprotan desinfektan sendiri merupakan inisiatif para pemuda maupun gowesser sendiri yang kemarin sudah diawali dari para perangkat desa, dan sasaran kali ini yaitu tempat umum baik Masjid, Poskamling maupun perumahan warga,”kata Nurkholis.

Lebih lanjut dalam melakukan penyemprotan tersebut guna mencegah serta mengurangi penyebaran virus melalui kontak baik benda maupun orang.

Masih menurut Kepala Desa, kegiatan penyemprotan seperti ini tidak bisa dilakukan sekali akan tetapi akan rutin dilakukan guna mengantisipasi adanya virus Covid-19 tersebut.

“Penyemprotan seperti ini belum tentu menjamin virus itu hilan akan tetapi kegiatan penyemprotan seperti ini akan terus rutin dilakukan. Kami baik dari Perangkat Desa maupun para pemuda dan gowesser Kampak Seto juga menghimbau masyarakat tetap jalankan hidup sehat dan tetap cuci tangan setelah atau sebelum beraktifitas serta menghindari tempat keramaian agar terhindar dari virus tersebut,”ujar Nurkholis.



(shanum BCC)

Senin, 16 Maret 2020

Waspada Corona, Ponorogo Gowes Jemuah Bengi ke 43 Diundur

komunitassepedaponorogo.com - ROGOWANGI, Ponorogo Gowes Jemuwah Bengi dan agenda-agenda KSP yang mendatangkan khalayak, diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan, walaupun sampai saat ini belum ada kasus Positif terjangkit virus corona di Ponorogo, penundaan Rogowangi ke 43 ini dilakukan untuk antisipasi wabah Covid-19 yang semakin merebak.

ROGOWANGI (Ponorogo Gowes Jemuwah Bengi) di Kota lain namanya Last Friday Ride (LFR) adalah agenda kopdar, gowes bareng, kampanye dan gerakan mengajak masyarakat Ponorogo untuk bersepeda yang dijadwalkan sebulan sekali setiap hari Jum'at malam, minggu ke IV. Untuk umum bisa diikuti oleh semua Goweser Ponorogo dan sekitarnya dengan berbagai macan jenis sepeda.



Senin, 02 Maret 2020

T-shirt Rogowangi #2 official KSP 2020 sudah jadi ?

komunitassepedaponorgo.com - Kabar gembira untuk teman-teman Komunitas Sepeda Ponorogo, hora..., hore...
Salam gowes...
Salam Warok Pancal Pedal,
Alhamdulillah T-shirt Rogowangi #2 official KSP 2020 yang bertema "Glow In The Dark" dalam mingu-mingu ini Insya Allah sudah selesai. Dalam beberapa tahun lalu sampai sekarang KSP sudah membuat kaos Rogowangi sebanyak dua kali, pertama kaos Rogowangi #1 official KSP 2018, karya Om Udin dan Om Ranggi dan yang kedua Kaos Rogowangi #2 official KSP 2020.
Kaos Rogowangi #1 official KSP 2018

Sesuai dengan temanya "Glow In The Dark" kaos rogowangi KSP 2020 ini menggunakan bahan Cotton Commbed 30s, warna hitam dengan menggunakan aplikasi desain sablon Glow In The Dark artinya menyala dikegelapan, intinya jika kaos terkena cahaya, bahan sablon akan meyerap dan menyimpan cahaya, jika dikegelapan memancarkan cahaya dalam waktu tertentu, penasaran? simak video dibawah ini.


Ngk sabar nunggu ya teman-teman he he he, sama, saya juga kok, jangan kuatir kalau sudah jadi pasti diumumkan. Sabar ya... Ok terima kasih...

ROGOWANGI (Ponorogo Gowes Jemu'ah Bengi) di Kota lain namanya Last Friday Ride (LFR) adalah agenda kopdar, gowes bareng, kampanye dan gerakan mengajak masyarakat Ponorogo untuk bersepeda yang dijadwalkan sebulan sekali setiap hari Jum'at malam, minggu ke IV. Untuk umum bisa diikuti oleh semua Goweser Ponorogo dan sekitarnya.

Kaos Rogowangi #2 official KSP 2020 sudah jadi





Oh iya teman-teman kalau pengen tahu
tentang  Jersey KSP dari masa ke masa simak tulisan dibawan ini:
1. Kaos KSP 2014 warna kuning lengan hitam bertuliskan GOWESER PONOROGO.

2. Jersey official KSP 2016 warna merah kuning.

3. Jersey edisi spesial KSP Wilayah Ponorogo Barat #1 warna merah kuning motif spederman.


4. Kaos GOWESIS KSP 2017 warna biru edisi spesial.


5. Official jersey KSP 2017 warna biru toska.

6. Kaos official RoGoWangi 2018.


7. Jersey edisi spesial 2018 GO DOLAN(KSP Wilayah Ponorogo Tenggara) GOKASBAT (KSP Wilayah Ponorogo Barat) warna ungu corak oranye.

8. Jersey official KSP 2019.


9.  Hoodie official KSP 2019.

10. Kaos ROGOWANGI #2 KSP 2020 "Glow in the Dark"






Penulis Pak Unting | Editor Pak Unting
 *) Bloger, Vloger, Goweser

Sabtu, 29 Februari 2020

Sekilas tentang logo WPP atau Warok Pancal Pedal

komunitassepedaponorogo.com - Semakin menjamurnya pesepeda dan Komunitas, Klub sepeda di Ponorogo memberikan semakin berwarnanya dunia pergowesan yang ada di Ponorogo. Mulai sekitar pertengahan tahun 2016 sampai sekarang perkembangannya luar biasa pesat, apalagi dengan semakin mudahnya menerima akses informasi dari media sosial.

Secara tidak langsung pesatnya perkembangan dunia persepedahan (sebut: goweser) memberikan nilai positif kepada masyarakat, baik secara ekonomi, sosial budanya dan politik. Sebagai contoh kecil secara ekonomi, banyak sekali, individu (masyarakat) selain sebagai goweser mereka juga sebagai penjual sepeda ataupun part-part dan asesoris sepeda, kalau dalam bahasa candaan teman-teman goweser, "Level karir tertinggi seorang goweser memang mbakul wal mblantik pit, tapi tidak semua bakul adalah goweser aktif" saya kutip dari tulisan Om Januaji (Sepeda Besi, Apa Istimewanya?), itu sebagai bukti secara tidak langsung memberikan nilai positif dalam bidang ekonomi dan banyak sekali contoh-contoh lainnya. Dari segi sosial, budanya dan politik tidak perlu saya sebutkan disini.

Saya akan sedikit memberikan penjelasan tentang logo Warok Pancal Pedal (WPP), banyak sekali mungkin dari teman-teman Goweser Ponorogo khususnya, yang belum mengetahui tentang apa itu  logo WPP.

logo WPP pertama kali dibuat tahun 2016, ide pembuatan Logo Warok Pancal Pedal (WPP) adalah Om Udin pada rapat admin pembuatan jersey KSP 2016, akhirnya disepakati untuk dipasang pada Jersey KSP 2016 dan seterusnya bertujuan sebagai identitas Goweser (pesepeda) yang berasal dari kota Ponorogo. Logo WPP mulai terkenal pada Pomade #1 (Ponorogo MTB Adventure ke 1) 2017 salah satunya digunakan untuk kaos/jersey team leader.

logo Warok Pancal Pedal merupakan logo dari Komunitas Sepeda Ponorogo yang digunakan sebagai identitas goweser yang berasal dari Ponorogo, WPP bukan merupakan klub atau komunitas yang berdiri sendiri, logo ini didesain oleh Om Udin dan Om Ranggi.








Penulis Pak Unting | Editor Pak Unting
 *) Bloger, Vloger, Goweser



Senin, 24 Februari 2020

Ribuan Goweser ramaikan gobar "Jelajah Bumi Among Rogo"

komunitassepedaponorogo.com - Dalam rangka ulang tahun pertamanya Semanding Gowes Adventure menyelengarakan gowes bareng "Jelajah Bumi Among Rogo", Minggu (23/02/2020) dikuti oleh sekitar 1000 Goweser, dari berbagai klub dan komunitas  sepeda yang berasal dari dalam dan luar Ponorogo.

Gowes bareng ini dihadiri oleh Camat Jenangan Erni Haris Mawanti, S.Sos, M.si yang memberangkatkan peserta dan para undangan.

Start dan finish di lapangan Desa Semanding Kecamatan Jenangan Ponorogo, menempuh jarak sekitar 25 Km peserta gowes antusias manjajal rute yang disiapkan panitia, menyisiri pegunungan, perkampungan, hutan, sawah sekitaran Kecamatan Jenangan, bahkan sampai kawasan hutan Gunting Desa Kradinan Kecamatan Dolopo Madiun.

Menurut Agung goweser dari Ponorogo barat "Rutenya menarik menantang dan menyenangkan walaupun sempat ngos-ngosan ditanjakan, tapi tetap semangat " tuturnya, hal serupa juga dikatakan Denny dari klub JCC Ponorogo "yang jelas tadi sempat mbalap sampai keringat bercucuran tapi top banget rutenya tidak jemek " uangkapnya.

Kamis, 20 Februari 2020

Mengaku masih jomblo, Goweser asal Ponorogo ini memiliki segudang prestasi

komunitassepedaponorogo.com - Semakin menjamurnya Goweser di Ponorogo memunculkan atlit-atlit bersepeda, yang dulunya tujuan bersepeda hanya untuk hoby, olahraga atau kumpul-kumpul, sekarang sudah bergeser untuk prestasi.

Salah satunya Goweser asal Ponorogo, kecintaanya pada dunia sepeda sudah sejak kelas 4 Sekolah Dasar, Pria kelahiran Ponorogo 10 Maret 2001 ini memiliki segudang prestasi.

Nama lengkapnya Rizal Angga Rista, umur 18 tahun siswa SMK Sore 1 Ponorogo jurusan TKJ. Selain sebagai pelajar, disela-sela kesibukanya masih menyempatkan diri untuk bersepeda, mengikuti event-event gowes bahkan mengikuti kejuaraan atau lomba-lomba bersepeda didalam ataupun diluar Ponorogo.

Prestasi telah ditelorkanya, selain juara goweser tercepat pada event-event gobar, Rizal, pangilan akrabnya juga menyabet beberapa gelar antara lain:

  1. Juara 3 XC best time lap, Sawoo Ponorogo 8 Juli 2018.
  2. Juara 1 mini downhill Tapak Bimo bike park, Duri Ponorogo 2019.
  3. Juara 2 XC race mtb fulsus, Ponorogo 22 Desember 2019.
  4. Juara 2 dan medali perak XC race, Wonogiri 29 Desembaer 2019.
  5. Juara 4 Xc Race Violet Block 21, Kediri 26 Januari 2020.
Hampir semua track atau jalur sepeda yang ada di Ponorogo telah ditaklukanya, mulai dari yang ringan sampai yang extrim, "pokoe mancal kecuali pas ora, bersepeda itu menyehatkan, banyak teman, dari hoby bisa jadi prestasi..." ungkapnya, saking cintanya dengan sepeda, kalau ditanya tentang hubungan cinta, "sudah punya pacar atau belum?, ternyata masih jomblo, jawabnya.
Hemmm..... auo... auo... auo... kel... kel... kel... kel... kel...

Senin, 17 Februari 2020

Imut dan manis, Yuk kenalan dengan Goweser cilik ini

komunitassepedaponorogo.com - Dalam beberapa tahun terakhir olah raga bersepeda di Ponorogo semakin ramai, hampir tiap hari bisa ditemui goweser melintas dijalan sekitaran Ponorogo. Bersepeda sekarang telah menjadi tren, menjadi sebuah style atau gaya hidup.

Selain digemari oleh kaum Adam, kaum Hawa pun sekarang sudah banyak yang besepeda , bergowes ria di Kota-kota, di Desa-desa ataupun mengikuti event-event gobar di dalam dan di luar Ponorogo, bahkan ada yang mengajak Putra/Putrinya ikut bersepeda, salah satunya adalah Om Jito, beliau ini sering mengajak Putrinya (Gendis) pada event-event gowes yang ada di Ponorogo bahkan sering ikut lomba Pushbike di luar Ponorogo.

Mau tau profil  Gendis si goweser cilik yang imut dan manis?, simak profil lengkapnya dibawah ini:
Nama lengkap: Gendis Khumaira Althafunnisa, tempat dan tanggal lahir Ponorgo 10 April 2015, saat ini usianya (4 tahun 10 bulan), Putri dari pasangan Bapak Masjito dan Ibu Rofiah yang beralamat di Desa Kauman, Sumoroto Ponorogo.
Lomba sepeda yang pernah diikuti:
  1. Pushbike Piala Raja SRI SULTAN HB X, Jogja 4-5 Agustus 2018.
  2. Pushbike Grand Prix 2019, Lippo Plaza Jogja 17 Maret 2019.
  3. Lawu Pushbike Competition 2019, Palur Plaza Karanganyar 22 Desember 2019.
Pada 23 Februari 2020 akan ikut Pushbike Competition di Lapangan Gulun Madiun.
Nah.... Jika Om, Tante ingin mengetahui keseharian Gendis, Subciber chanelnya "youtube gendis gemol"

Sebagian foto-foto Gendis pada beberapa event gowes:










Minggu, 25 September 2016

Mengejar Cinta tiga pemuda asal Ponorogo ini Gowes dari Ponorogo ke Pantai Soge Pacitan

komunitassepedaponorogo.com - Wilayah Kabupaten Pacitan mempunyai beribu wisata alam yang indah selain terkenal dengan seribu goa, Kabupaten Pacitan mempunyai pantai yang memukau salah satunya adalah pantai Soge yang berada di  Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo/lorok.

Pantai Soge sering dijadikan tujuan wisatawan, salah satunya adalah goweser dari Ponorogo yang melakukan gowes jarak jauh atau touring pada Sabtu (21/08/2016), gowes dari Ponorogo menuju Pantai Soge, mereka adalah Febri, Pipin dan Aris.

Menurut Febri warga Desa Ngampel Balong selain untuk olahraga touring yang mereka lakukan untuk menikmati perjalan selama gowes dari Ponorogo sampai Pantai Soge mereka menempuh perjalanan selama 10 Jam, berangkat dari Ponorogo jam 5:00 Wib sampai pantai Soge jam 15:00 wib, menurut Febri touring sepeda yang mereka lakukan tidak mengejar target waktu sampai tujuan tapi menikmati setiap kayuhan.

Begitu juga seperti yang diungkapkan Aris warga Desa Polorejo, menurutnya banyak sekali suka duka dalam perjalanan yang mereka alami, sukanya ketika menikmati indahnya pemandangan selama perjalanan, dukanya ketika sudah sampai tujuan, menjadi kecewa, kuciwo "ternyata pantai Soge indah sekali, tak seidah kisah cintaku, baru putus cinta" Ujarnya, begitu juga dengan kedua temanya yang masih jomblo, makanya mereka hanya 30 menit di pantai Soge, beli pentol terus pulang, akunya.
lo.... Kok....????? Ambyar......

Foto-foto gowes bisa lihat digrub fb KSP:
https://www.facebook.com/media/set/?set=oa.879086852224024&type=3