Latest blog posts

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

Semua Jenis Sepeda Bisa Bergabung

MTB, Hybrid, Gravel, Cyclocross, Road bike, DH, Commuter bike, Pixy bike, Jengky, Sepeda mini, BMX/Dirt Jump, Sepeda Unto, Sepeda lipat, Lowrider bike dll..

Rogowangi

Ponorogo Gowes Jemu'ah Bengi, kopdar, gowes bareng, kampanye dan gerakan mengajak masyarakat Ponorogo untuk bersepeda yang dijadwalkan sebulan sekali setiap hari Jum'at malam, minggu ke IV..

Goweser Ponorogo Berbagi dan Bukber

KSP berbagi 24 Juni 2016 dan Goweser Ponorogo Road to Share 17 Juni 2017 dalam rangka dalam rangka bulan Ramadhan 1437H-1438H.

GOBAR bersama FORPIMDA dan Pecinta GOWES

3 Maret 2017 Gobar bersama FORPINDA start dan finish Mapolres Ponorogo.

FUN RIDE AND GAME Halal Bi(ke) Halal Komunitas Sepeda Ponorogo

Halal bi halal KSP 8 Juli 2018, Bendo Bike Park Sawoo yang diselengarakan oleh Gabungan Goweser Ponorogo Tenggara Godolan, Gosong, DMC, Goperet, Argon, Borongan, BRJ.

GOWESER DARI RUSIA OLGA LAMAKINA

Goweser Rusia yang berkunjung ke Indonesia, touring dari Jakarta menuju Bali dan singgah di beberapa kota termasuk Ponorogo pada Kamis 7 Februari 2019, disambut oleh Goweser Ponorogo dan Wonogiri yang mengawal dari perbatasan Jateng-Jatim.

Minggu, 02 Agustus 2026

GSK 2026 Berlangsung Meriah, Ratusan Goweser Ramaikan Jalur Cross Country di Desa Janti

DOKUMENTASI GOWES SEMANGAT KEMERDEKAAN 2 AGUSTUS 2026

Ponorogo – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap olahraga sepeda mewarnai pelaksanaan GSK 2026 (Gowes Semangat Kemerdekaan) yang digelar pada Minggu, 2 Agustus 2026. Event ini mengambil titik start dan finish di Lapangan Desa Janti, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.

Mengusung konsep Mountain Bike (MTB) Cross Country (XC), peserta diajak menikmati lintasan sejauh 16 kilometer dengan elevasi 134–330 mdpl yang melintasi kawasan persawahan, perkampungan, hingga perbukitan. Jalur yang disuguhkan memberikan pengalaman bersepeda yang menantang sekaligus menyuguhkan panorama alam khas Ponorogo.

Sejak pagi hari, peserta dari berbagai komunitas sepeda di Ponorogo maupun daerah sekitar memadati lokasi acara. Setelah menyelesaikan rute, seluruh peserta disambut dengan suasana penuh keakraban di area finis. Acara semakin meriah dengan hiburan live music, pembagian doorprize, serta ramah tamah yang mempererat tali silaturahmi antarpeserta.

Doorprize menjadi salah satu momen yang paling dinantikan. Berbagai hadiah menarik dibagikan kepada peserta melalui pengundian, dengan hadiah utama berupa 2 ekor kambing, 3 unit sepeda MTB, dan 1 lemari, disertai puluhan hadiah hiburan lainnya. Sorak sorai dan antusiasme peserta mewarnai setiap pengundian hadiah.

Ketua panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi sportivitas selama berada di lintasan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para sponsor, mitra, panitia, relawan, serta Pemerintah Desa Janti yang telah memberikan dukungan sehingga acara dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.

GSK 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antar komunitas sepeda, sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui aktivitas bersepeda.

Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, diharapkan GSK – Gowes Semangat Kemerdekaan dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan para pecinta sepeda serta menjadi salah satu event MTB unggulan di Kabupaten Ponorogo.


Dipersembahkan oleh:

M3 Bikes • Tapak Bimo • Komunitas Sepeda Ponorogo (KSP) • Manggala Motor • Cahaya Teknik

Rabu, 24 Juni 2026

GSK 2026 Siap Digelar, Hadirkan Sensasi Gowes MTB Menjelajahi Alam Ponorogo Selatan

 

Ponorogo – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, M3 Goweser Club Janti Slahung bersama Komunitas Sepeda Ponorogo (KSP) akan menggelar kegiatan GSK 2026 (Gowes Semangat Kemerdekaan) pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Mengusung tema "Merdeka di Jalur Gowes!", kegiatan ini menghadirkan pengalaman bersepeda gunung (MTB) lintasan Cross-Country (XC) yang memadukan olahraga, petualangan, dan keindahan alam khas Ponorogo bagian selatan.

Peserta akan diajak menikmati lintasan sejauh kurang lebih 16 kilometer yang melintasi jalur persawahan, perkampungan, hingga perbukitan dengan elevasi antara 134 hingga 330 mdpl. Rute yang telah disiapkan menawarkan kombinasi medan yang menantang sekaligus panorama alam yang memanjakan mata.

Kegiatan akan dipusatkan di Manggala Motor 01, Desa Janti, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, yang menjadi lokasi start dan finish. Registrasi ulang peserta dimulai pukul 06.30 WIB dan dilanjutkan dengan safety briefing sebelum peserta diberangkatkan pada pukul 07.00 WIB.

Ketua Pelaksana GSK 2026, Didik Riyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan rekreasi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar komunitas sepeda serta memperkenalkan potensi alam dan pedesaan di wilayah Ponorogo selatan.

"Melalui GSK 2026, kami ingin menghadirkan kegiatan yang sehat, menyenangkan, dan mempererat persaudaraan antar pesepeda. Kami berharap peserta dapat menikmati jalur yang telah disiapkan sekaligus mengenal keindahan alam serta keramahan masyarakat di wilayah Slahung dan sekitarnya," ungkap Didik Riyanto.

Panitia menargetkan sebanyak 300 hingga 500 peserta dari berbagai komunitas sepeda maupun masyarakat umum dari wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan daerah sekitarnya.

Dengan biaya registrasi sebesar Rp20.000, peserta akan memperoleh berbagai fasilitas berupa air mineral, jajanan dan snack, makan siang, dokumentasi foto di beberapa titik menarik sepanjang rute, serta hiburan live music di area finish.

Pendaftaran peserta telah dibuka secara online melalui tautan bit.ly/GSK2026 dan akan ditutup pada 30 Juli 2026.

Bagi masyarakat maupun komunitas sepeda yang ingin bergabung, informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui panitia:

  • Didik : 0822-2017-0615

  • Nunung : 0812-1609-3142

  • Unting : 0857-4910-7554

  • Haries Kadier : 0812-3490-9777

Melalui kegiatan ini, M3 Goweser Club bersama Komunitas Sepeda Ponorogo berharap dapat menghadirkan momentum positif untuk merayakan kemerdekaan melalui olahraga, kebersamaan, dan kecintaan terhadap alam.

Mari bergabung dan rasakan sensasi GSK 2026 – Gowes Semangat Kemerdekaan, sebuah pengalaman gowes yang memadukan semangat olahraga, persahabatan, dan keindahan alam Ponorogo Selatan.

Salam Gowes!
Sehat, Solid, dan Merdeka! 🇮🇩🚵

Sabtu, 25 April 2026

Rogowangi Kembali Digelar, Hidupkan Gowes Malam di Ponorogo


Ponorogo — ROGOWANGI (Ponorogo Gowes Jemu’ah Bengi) kembali hadir sebagai agenda rutin gowes malam yang mempertemukan para pesepeda dari berbagai kalangan di Ponorogo. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, olahraga bersama, sekaligus kampanye gaya hidup sehat melalui bersepeda.

Terinspirasi dari konsep Last Friday Ride (LFR) yang populer di berbagai kota, Rogowangi menghadirkan nuansa kebersamaan dalam gowes santai yang terbuka untuk umum. Siapa pun dapat bergabung, apa pun jenis sepedanya.

Pada pelaksanaan ke-45 ini, kegiatan diikuti oleh puluhan peserta yang memulai perjalanan dari Kampus Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Setelah sempat vakum cukup lama, kembalinya Rogowangi disambut antusias, bahkan turut diikuti oleh beberapa goweser yang baru pertama kali bergabung.

Kehadiran peserta baru ini menambah semangat dan warna tersendiri, sekaligus mempererat kebersamaan antar goweser di Ponorogo.

Rogowangi sendiri dijadwalkan berlangsung secara rutin setiap Jumat malam pada minggu keempat setiap bulan, sehingga diharapkan dapat menjadi agenda tetap yang dinantikan para pesepeda di Ponorogo.

Dengan rute santai dan suasana malam yang sejuk, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat solidaritas antar komunitas sepeda. Tawa, obrolan ringan, dan semangat kebersamaan menjadi warna tersendiri sepanjang perjalanan.

Salah satu peserta mengungkapkan rasa senangnya atas kembali digelarnya kegiatan ini. “Akhirnya bisa gowes bareng lagi seperti dulu. Semoga ke depan Rogowangi bisa rutin digelar,” ujarnya.

Kembalinya Rogowangi diharapkan mampu menghidupkan kembali geliat komunitas sepeda di Ponorogo serta mengajak masyarakat untuk menjadikan bersepeda sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.

Rabu, 22 April 2026

ROGOWANGI #45: Gowes Malam Seru Keliling Kota Ponorogo



ROGOWANGI (Ponorogo Gowes Jemu’ah Bengi) kembali hadir sebagai agenda rutin gowes malam yang mempertemukan para pesepeda dari berbagai kalangan di Ponorogo. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, olahraga bersama, sekaligus kampanye gaya hidup sehat melalui bersepeda.

Terinspirasi dari konsep Last Friday Ride (LFR) di berbagai kota, ROGOWANGI mengajak masyarakat untuk menikmati suasana malam dengan cara yang lebih sehat, aman, dan menyenangkan—yaitu dengan bersepeda bersama.


📅 Waktu & Lokasi Kegiatan

Hari/Tanggal: Jum’at, 24 April 2026

Waktu: Pukul 19.00 WIB

Start & Titik Kumpul: Universitas Muhammadiyah Ponorogo


🛣 Rute Gowes (City Ride)

Rute gowes kali ini mengusung konsep city ride dengan jalur santai menyusuri jalanan utama Kota Ponorogo:

Kampus UMPO → Pasar Pon → Jl. Batoro Katong → Jl. HOS Cokroaminoto → Jl. Gajah Mada → Tonatan → Jl. Singodimejo → Jl. Pramuka → kembali ke Kampus UMPO.


🔗 Lihat detail rute di Komoot:

Rute ROGOWANGI ke 45 KLIK

👥 Peserta

Kegiatan ini terbuka untuk umum, baik individu maupun komunitas. Semua jenis sepeda dan semua kalangan dipersilakan untuk bergabung.


⚠️ Ketentuan & Keamanan

Untuk kenyamanan dan keselamatan bersama, seluruh peserta diharapkan:

  • Mematuhi rambu-rambu lalu lintas
  • Menggunakan perlengkapan keselamatan (helm, lampu sepeda, dll)
  • Menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung

📞 Narahubung

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

0857 4910 7554


🌙 Ayo Ramaikan ROGOWANGI!

ROGOWANGI bukan sekadar gowes malam, tetapi juga bagian dari gerakan membangun budaya bersepeda di Ponorogo. Mari bergabung, sehat bersama, dan ramaikan jalanan kota dengan energi positif!


🚴‍♂️ Ride Together, Grow Together!

Minggu, 05 April 2026

Komunitas Sepeda Ponorogo Gelar “Halal Bike Halal” Ke-3, Perkuat Silaturahmi dan Gaya Hidup Sehat

Ponorogo, 5 April 2026 – Komunitas Sepeda Ponorogo (KSP) sukses menyelenggarakan kegiatan “Halal Bike Halal” ke-3 yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai komunitas sepeda. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri sekaligus mendorong gaya hidup sehat melalui olahraga bersepeda.

Acara yang dipusatkan di Bebek Rempah Mbak Pipiet ini dimulai pukul 06.00 WIB dengan kegiatan gowes santai menempuh jarak kurang lebih 16 kilometer. Rute yang dilalui mencakup kawasan pedesaan, area persawahan, hingga jalur menanjak di sekitar Waduk Bendo yang dikenal memiliki panorama alam yang khas.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Ponorogo, tetapi juga dari luar kota seperti Magetan dan Trenggalek. Keikutsertaan peserta lintas daerah ini menunjukkan tingginya antusiasme serta kuatnya jaringan komunitas sepeda di wilayah Jawa Timur.

Ketua panitia, Arif Suryanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Pererat silaturahmi sambil gowes santai. Sehat badane, gayeng sedulurane.” Tema tersebut mencerminkan semangat utama kegiatan yang memadukan nilai kebersamaan dengan aktivitas olahraga.

“Halal Bike Halal merupakan gabungan dari dua kegiatan positif, yakni Halal Bihalal sebagai tradisi untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan, serta gowes bersama yang berperan dalam menjaga kesehatan dan memperkuat kebersamaan antar komunitas,” ujar Arif.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang terus berkembang. “Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar komunitas sepeda serta mendorong partisipasi yang lebih luas di masa mendatang,” tambahnya.

Salah satu peserta, Didik Riyanto dari Club M3 (Mancal Munggah Medun) Janti Slahung, menilai pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan pengalaman yang positif bagi peserta.

“Rute yang disiapkan cukup baik dan sesuai untuk gowes santai. Selain itu, suasana kebersamaan yang terbangun menjadi nilai utama dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Setelah kegiatan gowes, peserta mengikuti rangkaian acara lanjutan berupa sarapan bersama dan hiburan yang semakin mempererat suasana kebersamaan.

Melalui penyelenggaraan “Halal Bike Halal” ke-3 ini, Komunitas Sepeda Ponorogo kembali menegaskan perannya sebagai wadah yang tidak hanya mendorong aktivitas olahraga, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Kamis, 26 Maret 2026

Komunitas Sepeda Ponorogo Gelar “Halal Bike Halal” 5 April 2026, Ajak Masyarakat Gowes Santai

Ponorogo – Komunitas Sepeda Ponorogo kembali menggelar kegiatan bertajuk “Halal Bike Halal” sebagai ajang silaturahmi dan olahraga bersama. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Minggu, 5 April 2026. Acara dimulai pukul 06.00 WIB hingga selesai, dengan titik start dan finish di Bebek Rempah Mbak Pipiet, Prayungan, Sawoo, Ponorogo. Dengan kontribusi sebesar Rp 20.000, peserta dapat mengikuti berbagai rangkaian kegiatan menarik yang telah disiapkan oleh panitia.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota komunitas serta masyarakat umum, sekaligus mendorong gaya hidup sehat melalui olahraga bersepeda. Rangkaian acara meliputi fun ride atau gowes santai menyusuri rute yang asyik, dilanjutkan dengan sarapan bersama setelah bersepeda. Untuk menambah kemeriahan, panitia juga menghadirkan hiburan berupa live musik elektone yang siap menghibur seluruh peserta.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi masyarakat untuk beraktivitas sehat sekaligus memperluas jaringan pertemanan. Komunitas Sepeda Ponorogo mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta meramaikan kegiatan ini dan merasakan kebersamaan dalam suasana penuh keakraban.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Pak Lik Disi (0878-7822-3178) Arifin Subarkah (0858-5501-2012) “Sehat Badane, Gayeng Sedulurane!”

map






Jumat, 25 April 2025

"UMPO Fun Bike 2025" Dalam Rangka Semarak Milad UMPO ke-39

‼️ UMPO FUN BIKE 2025 ‼️

Yuk, ramaikan dan meriahkan acara UMPO FUN BIKE 2025

Dalam Rangka Semarak Milad UMPO ke-39 dengan tema:
“Bersatu dalam Keberagaman, Berkarya dengan Nilai Qur’ani”

Waktu & Tempat:

🗓️ Minggu,  4 Mei 2025
🕗 Start Pukul 07.30 WIB - Selesai
📍Kampus UMPO

Note :
  • Rute KOTA-KOTA
  • Disediakan DOORPRIZE menarik
  • Disediakan polo pendem  dan semongko untuk seluruh peserta!


Jangan lupa share, ke semua,
"Ayo bersepeda untuk sehatnya Ponorogo dan Kita”
"Mari sehat bersama, eratkan silaturahmi, dan semarakkan milad kampus tercinta!"

➖➖➖
#umpo
#miladumpo
#pmbumpo
#goweserumpo
#komunitassepedaponorogo

Senin, 03 Maret 2025

Ngabubu-Ride Komunitas Sepeda Ponorogo 2025

NGABUBU-RIDE Komunitas Sepeda Ponorogo

Adalah ajang kopdar dan silaturahmi Goweser Ponorogo yang diselengarakan pada :

Hari Sabtu 15 Maret 2025

TIKUM Jalan Hos Cokroaminoto (utara pertigaan Ngepos)

JAM 16:00 Wib


Rundown Acara:

16:00-17:00 - TIKUM di Jalan Hos Cokroaminoto.

17:00-17:30 - Gowes finish Jonggring Saloko.

17:51-Selesai - Buka Puasa bersama di Jonggring Saloko.


Link registrasi : https://forms.gle/Xx3AhDeGZsGw34jz7

(Kuota TERBATAS)





Jumat, 28 Februari 2025

Sudah lama vakum, Rogowangi ke 44 mulai lagi

 komunitassepedaponorogo.or.id - Setelah vakum sekian tahun rogowangi (Ponorogo Gowes Jemuah Bengi) akhirnya dimulai lagi.







Minggu, 30 April 2023

Gobar Halal bi Halal Komunitas Sepeda Ponorogo ke 2 2023

HALAL BIKE HALAL #2
Komunitas Sepeda Ponorogo 
Hari Minggu
Tanggal 07 Mei 2023
Jam 06.00
Start / finish Waduk Bendo (via Gerbang Selatan)

Hiburan : Elektone
Kontribusi Konsumsi : Rp. 15.000
Pendaftaran peserta sampai hari Sabtu 06 Mei 2023

Maps :
Pintu Masuk Selatan Waduk Bendo
https://maps.app.goo.gl/yxsnZqqjLNbWDEg46

Monggo para goweser di wilayah Ponorogo dan sekitarnya, hadir untuk silaturahmi dan gowes bareng. Sambil menikmati indahnya pemandangan alam Waduk Bendo dan jalur disekitarnya.
Semua jenis sepeda bisa bergabung
Info pendaftaran peserta silahkan hubungi contact person dibawah ini.

GOWES MLEBU BENDO GAK PENGEN TA???
Contact Person :
Irfan Irfan Irfan  082301533148
Pak Unting 085749107554
Puh Herry Varo 085733225205

Sabtu, 11 Maret 2023

Gowes Air Terjun Plasur Desa Kunti Sampung Ponorogo seperti ini kondisinya sekarang

Komunitassepedaponorogo.or.id - setelah pandemi covid-19 berakhir aktivitas  pergowesan goweser Ponorogo mengalami penurunan, walaupun masih ada yang aktif tapi tidak seramai waktu pandemi covid-19 terjadi. 

Pada Sabtu (11/03/2023) Goweser Ponorogo barat mulai beraktivitas (gowes) kembali, berawal dari saling komen digrup official KSP Barat ( Komunitas Sepeda Ponorogo Barat), akhirnya disepakati gowes dengan tujuan air terjun Plasur yang berada di Desa Kunti Kecamatan Sampung Ponorogo. 

Tiga goweser berangkat dari rumah masing-masing menuju titik kumpul di rumah Pak Unting Desa Kapuran, mereka adalah Upik Dari Kauman Sumoroto, Adri Toyek dari Sumoroto dan Muklis dari Mlembem. 

Setelah semuanya sampai di titik kumpul mereka berangkat jam 07:00 menuju tujuan yang berjarak 10 Km. Menurut Muklis ini merupakan gowes chiki-chiki sekedar gowes silaturahmi karena kami lama tidak gowes bareng sembari curhat dan mengenang mantan, ungkapnya. 

Selama perjalanan mereka saling bercerita masa-masa dunia pergowesan di Ponorogo masih ramai, tak lupa mampir dulu di rumah Pak Agung Joyo yang kebetulan satu jalur ke tempat tujuan, berharap Pak Agung bisa ikut, kata Muklis, ternyata ngeprank wah... Bouruk. 

Setelah sampai di Desa Kunti menurut Upik ada dua jalur bisa dilewati untuk menuju air terjun Plasur ini, jalur pertama lewat selatan melewati hutan yang lebih panjang, kedua lewat jalur utara yang jalurnya lebih landai. Mereka lewat jalur utara untuk mempersingkat waktu

Foto Gowe jalur Air terjun Plasur





















 


Kamis, 09 Desember 2021

Penjaringan atlit ISSI Ponorgo

 GEBRAKAN ISSI PONOROGO

dulurrr,

ISSI PONOROGO akan menggelar penjaringan calon atlet berprestasi sejak usia dini. (Usia SD - SMP)

Besok pada, Minggu 19 Desember 2021.

Start (balai desa Kemuning Sambit) - finish (Waduk Bendo)

Monggo daftarkan segera anak-anak tercinta kita.

Semoga lahir atlet-atlet berprestasi dari bumi reog PONOROGO...

info lengkap teknis dan pendaftaran bisa klik tautan berikut

Link Pendaftaran :

https://forms.gle/eryZDgRjMrAvuwT56

Atau wa : 081 359 799 672 ( Fiqi) 

Nuwun.

Selasa, 25 Mei 2021

Goweser Ikuti Lomba Mural Stadion Bathoro Katong Ponorogo

Sedikitnya duapuluh pelukis yang berada di Kabupaten Ponorogo mengikuti lomba melukis tembok (mural) yang diselenggarakan oleh Disbudparpora di dinding pagar Stadion Sepak Bola Bathoro Katong, yang terletak di jalan Gondosuli, Kelurahan Kertosari, Kabupaten Ponorogo.

Lomba mural yang sejak awal diikuti oleh 43 peserta tersebut, dengan wajib menyerahkan gambar sketsa tangan berwarna di atas kertas A3, namun hanya 20 peserta diantaranya yang lolos sebagai finalis.

Lukisan mural yang bertemakan olah raga dan dengan di kombinasikan budaya reog Ponorogo yang sudah di mulai sejak tanggal 20 Mei 2021 hingga 25 mei 2021 mendatang.

Ada hal yang menarik dari salah satu peserta mural melukis gambar yang bertemakan gowesser yaitu orang yang bersepeda memakai Penadon baju khas Ponorogo dan ada yang memakai Bujagganong.

Salah satu peserta merupakan dari Komunitas Sepeda Ponorogo yaitu saudara Cipto Mimbar dari club JCC Slahung dan Pak Rudi yang semuanya merupakan Guru dari SMK N Slahung.

"Alhamdulilah, Kami mewakili dari gowesser lolos seleksi dan jadi finalis dalam lomba mural di Kabupaten Ponorogo ini,"terang Cipto.

Cipto Mimbar menambahkan dalam mengikuti lomba mural tersebut, tiap peserta diberi spot melukis sepanjang 8 meter dan tinggi 2 meter serta bahan terbuat dari cat dinding dan menggunakan dana sendiri.

"Kami para peserta diberi spot melukis sepanjang 8 meter dan tinggi 2 meter serta bahan terbuat dari cat dinding dan tentunya kita berharap dengan adanya gambar dan lukisan mural ini, Stadion Bathoro Katong menjadi lebih indah dan menarik. Serta dan menjadi sarana olahraga kebanggaan warga Ponorogo,"pungkasnya.


(shanum)

Jumat, 14 Agustus 2020

Gandeng Komunitas Sepeda Dua Pedal Sooko Dan BCC Sooko Kapolsek Sooko Bagikan Masker

 Sooko, Ponorogo - Kepolisian Sektor Sooko Resort Ponorogo, terus berinisiatif dan menggalakkan program pencegahan serta antisipasi mewabahnya Coronavirus Disease (Covid-19) dalam rangka Jatim Bermasker, diwilayah hukum Polsek Sooko.

Seperti yang dilaksanakan pada Jumat (14/8/2020) pagi, didepan Mapolsek Sooko yang turut serta menggandeng Komunitas Sepeda Dua Pedal Sooko dan BCC Sooko, melaksanakan pembagian masker kepada para pegowes.


“Pembagian masker sebanyak 20 pcs guna mengantisipasi pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) dalam rangka Jatim Bermasker diwilayah hukum Polsek Sooko,”terang AKP Supardi, SH.

AKP Supardi, SH menambahkan, pembagian masker merupakan wujud aksi solidaritas dan kepedulian yang dilakukan untuk memberikan rasa aman dan membantu masyarakat khususnya para pegowes agar terhindar dari penyebaran virus dan bakteri saat beraktifitas. Selain dari pada itu Polsek Sooko juga memberikan sosialisasi tentang memutus penyebaran Covid-19 dengan rajin cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, pakai masker dan jaga jarak.


“Tentunya para pegowes sangat terbantu dengan di berikannya masker, sehingga diharapkan mampu mewujudkan kesehatan masyarakat dari penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19),”pungkasnya.


(shanum)

Selasa, 28 Juli 2020

Deny A P, Bersepeda di Tengah Pandemi bisa untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan imunitas


Nama Lengkap: Deny A P

Nama panggilan: Deny

Pekerjaan: Wiraswasta

Akun sosial media: -

Alamat: Kauman Ponorogo

Nama klub atau Komunitas: Komunitas Onthel

Suka, duka dan pengalaman menarik dengan bersepeda: Sukanya bisa tambah teman baru, meningkatkan kekuatan, keseimbangan, mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Dukanya mengalami trobel presnelingnya atau bannya bocor, dan pada saat pandemi covid-19 ini jarang ketemu teman" serta agenda goes sementara di tiadakan.

Senin, 20 Juli 2020

Ari Susanto, Sehat Dan Banyak Teman

Nama Lengkap: Ari Susanto

Nama panggilan: Momon

Pekerjaan: Musisi

Akun sosial media: -

Alamat: Balong ponorogo

Nama klub atau Komunitas: GPS

Suka, duka dan pengalaman menarik dengan bersepeda: Tetap semangat

Laporan Kegiatan: Penyerahan Donasi Korban Kecelakaan Sepeda Jalur Sudirman.

Laporan Kegiatan:
Telah dilakukan pengumpulan dana sumbangan untuk Giovani Ramadani korban kecelakaan sepeda di Jalur Sudirman Desa Ngindeng Kecamatan Sawoo, mulai tanggal 16 hingga 18 Juli 2020. Dana yang terkumpul diserahkan ke keluarga korban yang beralamat di Desa Ngrukem Kecamatan Mlarak pada Minggu pagi 19 Juli 2020 sekitar pukul 7:30 WIB  bersama dengan Gus Tom (Gossong), Pak Didik, Ibak, Iyud dan Masdisi, dengan disaksikan tetangga dan pejabat desa setempat.

Dengan telah diserahkannya dana tersebut, maka kegiatan pengumpulan dana sumbangan telah selesai.

Terimakasih kepada semua pihak, semoga apa yang kita lakukan bermanfa'at. 🙏

Selasa, 30 Juni 2020

Google MTB, Clurutan Track DH Cemoro Sewu

Google MTB

komunitassepedaponorogo.com - Cemoro sewu nama yang tidak asing bagi para pendaki atau pecinta alam, tempat dengan ketinggian kurang lebih 1.820 MDPL ini merupakan titik awal salah satu jalur pendakian ke gunung lawu. Gunung lawu memiliki 3 jalur pendakian resmi yaitu cemoro sewu, cemoro kandang, dan Candi Cetho. Gunung lawu masuk dalam 3 kabupaten meliputi Magetan, Karangayar, dan Ngawi.

Cemoro sewu secara administratif masuk dalam wilayah kabupaten Magetan, selain sebagai jalur pendakian, yang menarik ada jalur untuk bersepeda lebih tepanya track downhill dan all mountain.  

Menurut informasi sudah banyak pesepeda yang sudah mencoba track ini, salah satunya adalah club Gogle MTB, yang berasal dari Ponorogo, pada Minggu 26/06/2020, menurut Dwi Cahyani yang merupakan anggota Gogel MTB, mereka 5 orang, 2 cewek dan 3 cowok, loading menggunakan kendaraan roda 4, berangkat dari Ponorogo jam 07:00 wib sampai di Cemoro Sewu jam 08:30 wib, selanjutnya mereka menunggu pesepeda dari Purwodadi.

Tepat jam 11:30 wib start, menyusuri jalur hutan dan berliku, diperlukan konsentrasi yang tinggi, setelah sekitar satu setengan jam mereka menikmati track C1000, finis jam 13:00 wib. "Jalurnya menurutku bagus, ada yang sulit di lalui ada juga yang enak dilalui, ada juga yang sangat curam yang terpenting safety riding, pakai helm, pelindung dengkul, sarung tangan" cerita gowesist yang masih jomlo ini.
Dwi Cahyani Gogle MTB
Dwi Cahyani



lebih serunya, 
Simak cerita perjalanan google MTB berikut ini:

Hallo gaes sahabat MTBers, sesuai dengan namanya ya MTB (mountain bike).
Berawal dari menyukai sepeda sebagai sarana olahraga dan rekreasi kami lebih menyukai track yang berada di hutan dan pegunungan. Kita menyukai Jalur tersebut karena cukup menantang dan memacu adrenalin, selain itu kita akan menemui kearifan lokal sangat istimewa di jalur tersebut.
Mungkin rekan-rekan goweser jarang menemui kami di jalan raya, ya kami jarang gowes dijalan raya, mungkin bisa bertemu ketika di pegunungan atau di warung makan, karena kita santun di jalan, liar dimeja makan.

Selain berolahraga dan memacu adrenalin tidak lupa kita foto-foto dong tentunya, mengingat banyak sekali spot foto yang cantik-cantik di track tersebut.

Oh iya kita kembali ke track cemoro sewu ya, track ini adalah track DH tentunya ada beberapa obstacle yang tidak  semua anggota bisa lalui, tapi tenang gaees ada chicken way nya kok! So yang belum hafal jalur ya kita cari aman aja gaesss, katanya safety can be fun. Oh iya gaes ini bukan hanya kaum adam saja lo, buat kaum hawa yang menyukai tantangan bisa di coba kok, kayak anggota kita-kita nih. Pokok nya seru gaesss, oh iya yang mau ke jalur tersebut jangan sampai berangkat sendirian ya, harus ada leadernya sebagai penunjuk jalan. Walaupun jalur yang kita lalui ini mayoritas turunan tp kita tetap membutuhkan tenaga, konsentrasi dan fisik yang cukup lo ya gaess. Salah sedikitpun konsentrasinya kita bisa terperosok ke semak-semak.
Sekian ya gaesss!!
Salam emtebe ers

Foto2 kami gaes...



Senin, 29 Juni 2020

Sebuah Opini : Trend Bersepeda Di Masa Pandemi Covid-19, Antara Gaya Hidup, Kesehatan, Keselamatan Dan Etika Bersepeda.


komunitassepedaponorogo.com - Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, teman-teman semua,
salam warok pancal pedal,
salam gowes.

Akhir- akhir ini bersepeda merupakan aktivitas yang banyak diminati, dimana-mana kita bisa menemui pesepeda mulai dari anak-anak sampai orang dewasa fenomena ini hampir terjadi di seluruh Indonesia. Berbagai macam aktivitas bersepeda mereka lakukan, gowes tipis-tipis antar Desa atau Kota, gowes ke tempat-tempat wisata lokal, gowes adventure ke hutan dan gunung, jalur offroad atau loncat-loncat di track DH (Downhill), gowes malam, bike to work (komuter) bahkan ada yang gowes cinta, gowes mesra GOSERA (saya meminjam istilah yang digunakan Pak Dwi kel kel kel).

Selain untuk olah raga, nampaknya bersepeda telah menjadi gaya hidup, anak-anak muda yang dulu menggunakan motor untuk mencari jati diri, track-trakan dijalan, balap liar dan lain-lain, sebagian telah beralih bersepeda, bisa kita lihat pada malam hari di jalan baru, di alun-alun atau di tempat strategis lainya khususnya dimalam minggu banyak anak muda hangout dengan bersepeda, uniknya lagi  ada salah satu club motor membuat club sepeda pula, selain sebagai biker mereka juga goweser, sebut saja CB Warok Mancal (colek Pak Henry Warok) hemmmm.

Secara tidak langsung pesatnya perkembangan dunia persepedahan (sebut: goweser) memberikan nilai positif kepada masyarakat, baik secara ekonomi, sosial budanya dan politik. Sebagai contoh kecil secara ekonomi, banyak sekali, individu (masyarakat) selain sebagai goweser mereka juga sebagai penjual sepeda ataupun part-part dan asesoris, kalau dalam bahasa candaan teman-teman goweser, "Level karir tertinggi seorang goweser memang mbakul wal mblantik pit, tapi tidak semua bakul adalah goweser aktif" saya kutip dari tulisan Om Januaji (Sepeda Besi, Apa Istimewanya?), dan saat ini menurut beberapa sumber, toko sepeda di Ponorogo mengalami peningkatan penjualan 200-300%, luar biasa...,  itu sebagai bukti memberikan nilai positif dalam bidang ekonomi dan banyak sekali contoh-contoh lainnya, dari segi sosial, budanya dan politik tidak perlu saya sebutkan disini.

Selain memberikan nilai positif, akhir-akhir ini aktivitas bersepeda menjadi sorotan publik, apapun aktivitasnya, di tempat  umum, di jalan dan mungkin juga di jalur hutan, jika ada sesuatu yang kurang pas, pasti akan diposting disosial media. "Keluhan", "kritikan", "masyarakat" kepada pesepeda disosial media sering menjadikan pro kontra, dan secara tidak langsung memberikan citra negatif kepada pesepada.

Seiring semakin berkembangnya pesepeda khususnya di Ponorono tentunya memberikan warna, corak dan karakter terhadap goweser itu sendiri, banyaknya pesepeda baru menurut saya, kurang memahami "etika / adap dan safety riding" dalam bersepeda, hal ini yang sering menjadikan OKNUM pesepeda melanggar etika, adab, dan aturan yang berlaku.

"Keluhan, "kritikan" "masyarakat" bisa dijadikan intropeksi kepada semua pesepeda di Ponorogo, sesama pesepeda bisa saling mengigatkan, ketua-ketua  club atau koodinator bisa mengkondisikan, bisa memberikan edukasi anggotanya, untuk pesepeda atau club-club yang lama bisa memberikan contoh baik kepada pesepeda atau club-club baru, kepada masyarakat yang kontra, mohon maaf, sekali lagi mohon maaf, tidak semua pesepeda melangar "etika, adab, dan aturan" yang berlaku, kalau kita berbicara pelanggaran dan ketidaktertiban terntunya selain pesepada, banyak pengendara kendaraan lainya melakukan hal yang sama, mungkin karena euforia bersepeda saat ini yang menjadikan magnet "kekepoan", kalau kita lihat dari perspektif hukum semua sudah diatur dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan.


Sebagai penutup,
Marilah menjadi goweser yang smart, paham protokol bersepeda dalam masa pandemi covid-19, paham safety riding, beretika, beradab, dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Marilah kita sudahi saling salah-menyalahkan, saling mencari pembenaran, coba kita renungkan bukan aktivitasnya gowesnya, bukan aktivitas berkendara lainya  yang salah tetapi tergantung individunya,

KARENA "Kesadaran dan kedisplinan sesama pengguna jalan lah yang dapat menciptakan jalan yang aman dan nyaman."

dan kedepan semoga ada kebijakan tentang persepedahan atau kampaye-kampaye "tentang ketertiban berlalu lintas",

"Ayo bersepeda !! untuk sehatnya Ponorogo dan kita"

ada kurang lebihnya mohon maaf
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Pak Unting





Kamis, 23 April 2020

KSP Menghimbau Goweser Ponorogo Untuk Mematuhi Protokol Keselamatan Bersepeda

Menanggapi informasi dan masukan yang disampaikan secara langsung maupun tidak langsung kepada kami admin dari Komunitas Sepeda Ponorogo menyampaikan dan menghimbau kepada Bapak/Ibu/Saudara/i untuk memberitahukan dan mengingatkan kepada keluarga/saudara/teman/sahabat yang dalam beberapa pekan terakhir ini melakukan giat gowes malam hari sekiranya bisa mematuhi protokol keselamatan dalam bersepeda yaitu antara lain :
  1. LAMPU PENERANGAN : Ketika sampeyan gowes pada waktu malam hari faktor penerangan menjadi sangat vital. Pasalnya, mata manusia tidak bisa merespons dengan cepat ketika berada dalam kondisi gelap, jarak pandangnya juga terbatas. Iya kalo jalan yg sampeyan lalui pencahayaannya merata hingga cahaya bisa menerangi perjalanan anda. Jika jalanan yg sampeyan lalui minim pencahayaan alangkah sangat berbahaya bagi sampeyan dan pengendara lain yg melintas dijalan yg sama. Ingat, lampu penerangan ada 2 pada tiap sepeda, depan dan belakang.
  2. PERLENGKAPAN KEAMANAN PESEPEDA : umumnya meliputi helm, sarung tangan sepeda, sepatu, serta pengaman lutut dan siku. Saat memilih helm, kaos atau perlengkapan gowes pada malam hari wajib usahakan yang berwarna terang. Kalau bisa ada yg menggunakan warna glow in the dark atau bercahaya dlm gelap.
  3. JANGAN MEMENUHI JALAN : baik pada saat gowes maupun setelah gowes, karena akhir2 ini banyak kita jumpai pesepeda yg bergerombol dan memenuhi jalan dg cara berjajar2 sambil ngobrol dan bercanda. Mohon dihindari hal semacam ini karena banyak pengguna jalan selain kita.
  4. PATUHI  RAMBU DAN PERATURAN LALU-LINTAS : sering kita lihat goweser tidak mematuhi rambu lalu  lintas apalagi di traffic light sering sekali goweser melanggarnya, walaupun menggunakan sepeda tak ada bedanya dengan pengguna jalan yang lain, gosewer mesti mematuhi rambu dan perturan lalu lintas. Jika kita sendiri tidak tertib, bagaimana kita bisa menuntut pengguna jalan lain untuk berperilaku tertib ?

Selama pandemi COVID-19, jangan lupa tetap menjaga jarak dan pakai masker demi kebaikan dan keselamatan bersama. Baiknya setelah olahraga langsung pulang, mandi dan beristirahat. Tidak usah nggrumbul nang warung.

Note :
Kami dari Admin Komunitas Sepeda Ponorogo selama musim Pandemi COVID19 ini menghimbau untuk MENGHENTIKAN SEMENTARA semua agenda kegiatan bersepeda yang mengumpulkan banyak orang demi menjaga Physical Distancing dan memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di kota tercinta Ponorogo.
Mari berolahraga untuk menjaga kesehatan kita dan keluarga, ingat jaga jarak sementara waktu...
Video : Febrian Enggi
Naskah : Admin Komunitas Sepeda Ponorogo